Pererat Sinergi! Kanreg XII BKN Terima Kunjungan Hangat Imigrasi Sumbar

Kanreg XII BKN & Kanwil Imigrasi Sumbar perkuat sinergi bahas karir ASN, pengamanan dokumen via DMS SIASN, hingga KPO. Birokrasi lincah dimulai dari sini

Mewujudkan birokrasi yang lincah dan responsif membutuhkan kolaborasi nyata antar-instansi. Pada Kamis (18/9), Kepala Kantor Regional (Kanreg) XII BKN Pekanbaru, Purjiyanta, menerima kunjungan kerja Kepala Kanwil Imigrasi Sumatera Barat, Alvin Gumilang, beserta jajarannya di Ruang Rapat Kanreg XII BKN.

Pertemuan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah strategis membedah isu-isu manajemen kepegawaian di lingkup keimigrasian. Salah satu sorotan utama adalah optimalisasi Document Management System (DMS) SIASN. Mengingat DMS hadir agar ASN dapat melengkapi dan mengamankan seluruh dokumen kepegawaiannya secara digital, forum ini secara khusus merumuskan solusi atas kendala klasik: ketidaklengkapan berkas fisik ASN saat proses digitalisasi. Selain itu, diskusi turut menajamkan mekanisme Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO), penataan karir Jabatan Fungsional (JF), hingga kemudahan peningkatan kompetensi ASN lewat jalur pendidikan.

Purjiyanta menegaskan, kolaborasi ini adalah kunci kecepatan layanan kepegawaian. “Sinergi ini memastikan administrasi ASN lebih seamless. Dengan ekosistem digital seperti DMS yang sudah tereksekusi dengan baik, kita pastikan hak-hak kepegawaian, khususnya di lingkungan Imigrasi, dapat terpenuhi dengan cepat, transparan, dan akurat,” ujarnya.

Menyambut baik inisiatif tersebut, Alvin Gumilang menyoroti dampak kepastian karir terhadap kualitas pelayanan publik. “Kami sangat mengapresiasi support sistem dari BKN. Sinergi ini menjamin ASN Imigrasi Sumbar dapat terus berkembang kapasitasnya, sehingga berdampak langsung pada pelayanan keimigrasian yang makin prima,” jelas Alvin.

Lewat pertemuan ini, Kanreg XII BKN dan Kanwil Imigrasi Sumatera Barat menegaskan komitmen mendobrak hambatan administratif lama menuju manajemen ASN yang modern, proaktif, dan berorientasi pada kepuasan publik.