Prof Zudan : Profiling ASN jadi Bagian dari Penerapan Sistem Merit dan Perlindungan Karier ASN

Kantor Regional XII Badan Kepegawaian Negara (BKN) memfasilitasi pelaksanaan profiling ASN untuk memetakan kompetensi dan potensi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, pada Senin (28/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang CAT Lantai 5 Gedung Limas, Kompleks Perkantoran Wali Kota Pekanbaru tersebut menjadi bagian dari upaya memetakan potensi dan kompetensi ASN untuk mendukung pengembangan karier sekaligus penerapan sistem merit dalam manajemen ASN. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kanreg XII BKN Purjiyanta, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, serta Kepala BKPSDM Kota Pekanbaru Samto.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Prof. Zudan Arif Fakrulloh hadir secara daring sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, Prof. Zudan mengatakan profiling ASN tidak hanya menjadi proses asesmen, tetapi juga menjadi langkah penting untuk mengetahui kemampuan dan potensi ASN secara lebih komprehensif.

“Profiling ini dilakukan untuk mengetahui secara lebih komprehensif kemampuan dan potensi ASN sehingga dapat ditempatkan dan dikembangkan sesuai dengan kebutuhan organisasi,” ujar Prof. Zudan, Senin (28/9/2026).

Menurutnya, hasil profiling nantinya dapat menjadi bagian penting dalam membangun manajemen talenta ASN berbasis data. Melalui pemetaan tersebut, potensi, kompetensi, hingga arah pengembangan karier ASN dapat diketahui secara lebih jelas.

Prof. Zudan juga menegaskan bahwa profiling ASN menjadi salah satu upaya untuk menjaga dan melindungi karier ASN. Dengan adanya pemetaan yang berbasis data, kesiapan ASN untuk menduduki jabatan tertentu dapat diketahui dengan lebih baik.

“Kegiatan profiling ini menjadi kesempatan bagi kita untuk menjaga dan melindungi karier ASN. Memastikan bahwa ASN kita siap untuk menduduki suatu jabatan serta siap dalam menyelenggarakan visi dan misi negara,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan Profiling ASN merupakan bagian dari penerapan sistem merit melalui manajemen talenta. Karena itu, data yang dihasilkan dari profiling diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menemukan, membina, dan mengoptimalkan talenta terbaik di lingkungan pemerintahan.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar menyambut baik pelaksanaan profiling tersebut. Menurutnya, pemetaan kompetensi dan potensi menjadi langkah awal bagi Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mengetahui kekuatan sumber daya manusia aparatur secara lebih utuh.

“Profiling ini bukan untuk memberikan sanksi, tetapi menjadi media untuk melakukan evaluasi diri dan memetakan potensi secara jujur dan adil,” ujarnya. Ia berharap hasil profiling dapat menjadi dasar bagi Pemko Pekanbaru dalam mengembangkan ASN sesuai potensi yang dimiliki sekaligus mendukung kebutuhan organisasi.


Text : Dina Aprilita