Seleksi Mahasiswa Baru Universitas Pertahanan, Gunakan CAT BKN di 35 Titik Nasional

Seleksi Unhan 2026 masuk tahap TKD berbasis CAT BKN di 35 lokasi. Total 15.107 peserta, termasuk Kanreg XII BKN, UPT BKN Padang, dan UPT BKN Batam

Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Pertahanan (Unhan) tahun 2026 memasuki tahap penting, yakni pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD). Ujian ini dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) milik BKN, yang dikenal transparan dan akuntabel.

Pelaksanaan TKD dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia, melibatkan sebanyak 15.107 peserta yang tersebar di 35 titik lokasi. Titik pelaksanaan mencakup BKN Pusat, Kantor Regional BKN, hingga Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN di berbagai daerah.

Di wilayah kerja Kantor Regional XII BKN, pelaksanaan TKD berlangsung selama dua hari, yakni 14 hingga 15 April 2026. Sebanyak 425 peserta terdaftar mengikuti ujian di lokasi Kanreg XII BK. Sementara itu, UPT BKN Padang terdaftar 623 peserta. Di UPT BKN Batam, pelaksanaan ujian berlangsung dalam satu hari dengan jumlah peserta sebanyak 102 orang.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, ujian dibagi ke dalam empat sesi setiap harinya. Pembagian sesi ini bertujuan mengakomodasi jumlah peserta sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan selama proses ujian berlangsung.

Peserta diimbau untuk hadir tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, peserta wajib membawa dokumen identitas berupa KTP atau identitas pengganti sesuai ketentuan, serta kartu peserta ujian sebagai syarat mengikuti seleksi.

Seperti halnya pelaksanaan seleksi berbasis CAT lainnya, transparansi menjadi salah satu keunggulan utama dalam TKD ini. Peserta maupun masyarakat dapat memantau hasil ujian secara langsung melalui fitur live score. Tayangan ini dapat diakses melalui kanal YouTube resmi BKN, serta kanal YouTube @kanreg12bkn khusus untuk pelaksanaan di titik Kanreg XII BKN.

Penggunaan sistem CAT tidak hanya memastikan objektivitas penilaian, tetapi juga meminimalisir potensi kecurangan. Seluruh hasil ujian ditampilkan secara real time, sehingga proses seleksi berlangsung terbuka dan dapat diawasi publik.

Kolaborasi antara Universitas Pertahanan dan BKN dalam penyelenggaraan TKD ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan standar seleksi yang lebih modern. Sistem ini menekankan prinsip merit, di mana peserta dinilai berdasarkan kemampuan dan kompetensi, bukan faktor lain di luar itu.

Dengan pelaksanaan yang serentak, transparan, dan berbasis teknologi, seleksi ini diharapkan mampu menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkontribusi dalam bidang pertahanan negara di masa depan.